- Pertanyaan:
Assalamu'alaikum
Punten bade ngiring jabung tumalapung ka aep. Ep.....leureus teu hadits kisah Tsa’labah teh hadits dho,if, margi aya dua rowi anu ku sapalih ulama hadits dinyatakeun matruq?
Terjemah ke dalam bahasa Indonesia:“Maaf, mau numpang bertanya ke Aep. Ep, betul nggak kisah Tsa’labah itu adalah Hadits Dhoif, karena ada dua rawi yang oleh sebagian ulama hadits dinilai Matruq?”
Ecep Rahman, Bandung.
SEPUTAR HADITS TSA’LABAH BIN HÂTHIB AL-ANSHÂRY
Diposkan oleh
Aep Saepulloh Darusmanwiati
on Feb 3, 2012
Label:
Konsultasi Agama
0
komentar
SEKILAS TENTANG PUASA ‘ÂSYÛRÂ’ (SEPULUH MUHARRAM)
Diposkan oleh
Aep Saepulloh Darusmanwiati
on Dec 2, 2011
Label:
Artikel
2
komentar
Oleh: Aep Saepulloh Darusmanwiati
Pengertian Puasa Asyura
Secara bahasa, Asyura berarti kesepuluh. Ibnu Manzhur dalam Lisânul ‘Arabmengatakan, Asyura adalah hari kesepuluh dari bulan Muharram (al-yaum al-‘âsyir minal muharram). Para ulama berbeda pendapat tentang kapan puasa Asyura tersebut.
APAKAH BENAR NABI ISA AS BELUM MENINGGAL DUNIA?
Diposkan oleh
Aep Saepulloh Darusmanwiati
on Nov 26, 2011
Label:
Konsultasi Agama
4
komentar
Pertanyaan:
Assalamu’alaikum wr. wb.
Mang Aep damang? Mohon maaf, mau minta pendapatnya. Beberapa minggu yang lalu saya bertemu dengan seorang pendeta Kristen Coptik Mesir. Kita berdiskusi soal penyaliban dan kematian Nabi Isa as. Pendeta itu tetap mengatakan bahwa Nabi Isa telah meninggal dunia, dan menurutnya, al-Qur’an pun mengakui hal itu, bahwa Nabi Isa as telah wafat. Dia berdalil dengan ayat: “Innii mutawaffiika wa roofi’uka ilayya”. Dalam ayat itu, menurutnya, Tuhan mengatakan bahwa Aku telah ‘mematikanmu’, dengan menggunakan kata wafat yang berarti mati. Saya mau minta pendapat tentang ayat tersebut Mang.
Syukran
Syukran
Cairo
